Merapihkan asa

7 07 2010

Terima kasih Tuhan, Kau rapihkan asa yang sempat terserak dalam lemari hatiku. Dengan kekuatan Mu, Kau anugerahkan energi positif sehingga aku dapat senantiasa bertasbih kepada Mu. Bersama Mu selalu, menggapai cinta Illahiah, membimbingku dalam tujuan itu. Engkau lah Yang Maha Besar, & Engkau lah yang membesarkan hati-hati kami, & dengan Mu aku melesat bagai anak panah terlontar dari busurnya, menuju ke Ridhoan Mu.





Aku bersyukur

7 07 2010

Aku bersyukur atas nikmat umur, sehat, dan nikmat Iman, memiliki pasangan yang sangat mencintai dan menyayangiku, mempunyai anak2 yg lucu, cerdas, & sehat, mempunyai pekerjaan yg aku sukai, memiliki teman2 yg bersemangat, & aku bersyukur atas kedua orang tuaku, yg selalu mendoakan keselamatan, & kesuksesanku, aku pun bersyukur atas kasih sayang, bimbingan Tuhan selama ini, Alhamdulillah, salam MANTAB !!!





Belajar kesabaran, dari Ibu

7 07 2010

Jika kau ingin belajar tentang kesabaran ? tanyakan itu kepada seorang Ibu yang menjalani perannya sebagai guru untuk anak-anaknya, dan partner bagi suaminya. Disana kau akan akan paham, betapa kasih sayang itu, akan membuahkan kesabaran, ketabahan, ketekunan, dan keikhlasan.





Waka waka eh, eh !!!

2 07 2010

You’re a good soldier, Choosing your battles, Pick yourself up, And dust yourself off, Get back in the saddle, You’re on the front line, Everyone’s watching, You know it’s serious, We’re getting closer, This isn’t over. Tsamina mina eh, eh, Waka waka eh, eh !!!





Follow your dream

2 07 2010

Follow your dream, where ever they found you.





Kepala anda pusing ?

2 07 2010

Jika saat ini kepala anda pusing..? Selamat itu pertanda anda masih punya kepala.





Kenapa bersyukur ?

2 07 2010

Aku bersyukur ya Alloh, masih bisa bersyukur.





Membangun gudang semangat

2 07 2010

Bila perlu akan ku kais semangat itu dari balik lipatan-lipatan waktu. Agar aku memiliki gudang semangat yg tak pernah habis.





Berjuang untuk sebuah kebahagian

2 07 2010

Setelah kesulitan, akan muncul kemudahan. Setiap manusia tentu mengharapkan kemudahan, kebahagiaan. Namun Tuhan dengan segala kuasanya, mengemas kebahagian itu dengan begitu kuat, sehingga membutuhkan perjuangan dalam memperolehnya, agar ketika kita menjadi pribadi berjiwa besar dan senantiasa bersyukur ketika mendapatkan kemudahan, kebahagiaan.





Akal, Nafsu dan Qolbu

7 05 2010
Dalam siklus sebuah penciptaan, Alloh Swt telah meninggikan derajat mahluk yang bernama manusia. Beragam ilmu dan pengetahuan telah Dia benamkan dalam akal manusia. Akal, inilah perantara Tuhan untuk membenamkan ilmu dan pengetahuan, yang nantinya akan dipergunakan sebagai alat bertahan hidup dimuka bumi, yang memang manusia dipersiapkan untuk menjadi khalifahnya, pemimpinnya. Dengan akal, dan ilmu pengetahuan yang terbenam didalamnya manusia mampu melakukan improvisasi dalam rangka menjalankan perannya sebagai pemimpin dimuka bumi. Terlebih, ada banyak kejadian dialam semesta, atau ayat2 Kauniyah, yg Alloh berikan sehingga manusia dapat belajar dengan akalnya.

Dan Allah Yang Maha Kuasa pun menganugerahkan manusia sifat yg bernama nafsu, yg dengannya terciptalah hasrat dan semangat untuk membuat hidup ini menjdi dinamis. Sebut saja nafsu makan, nafsu untuk mendpatkan kekayaan, dan kesejahteraan, dan berbagai macam nafsu lainnya. Sebagian orang membahasakan nafsu dengan istilah semangat, hasrat, atau apapun yg mencerminkan pengajawantahan ekspresi dari nafsu itu.

Disinilah yg menarik, manusia mengkombinasikan akal dan nafsunya untuk mepertahankan eksistensinya dimuka bumi. Kedua instrument tersebut pada akhirnya membantu manusia untuk menentukan keputusan2 untuk melanjutan perjalanan hidupnya. Apa itu salah? benar? baik? buruk? hina ? mulia? benci ? cinta? dan semua pilihan2 yg ditemui oleh manusia. Instrument inilah yg mengambil peran untuk menentukan pilihan.

Nha tantangannya, bagaimaana keduanya bisa berjalan sinergi?. Karena pada kenyataannya nafsu, sebagai salah satu sifat yg Alloh berikan kepada manusia, selalu digunakan oleh Iblis, Setan dkk, untuk memperdaya manusia. Yang seringkali membuat keputusan2 yg diambil oleh manusia didominasi oleh nafsu yg dikuasai setan. Keputusan yg di provokatori oleh setan itu cenderung melalaikan hakikat khalifah dimuka bumi, melalaikan sebuah siklus “kehidupan” dikampung akhirat, melalaikan dari pengharapan ridho Illahi dalam setiap penjalanan aktifitas.

Kemudian Alloh mengutus Nabi dan Rasul, yg bersamanya dititipkan firman-firman Tuhan, ayat-ayat Illahiah, aturan main bagi manusia, pedoman dasar bagi manusia dalam menjalani perannya sebagai khalifah. Sebuah aturan main yg menjelaskan hal-hal yg harus dilakukan, dan juga hal-hal yg harus dihindari, tidak boleh disentuh sama sekali. Disini juga dijelaskan bagimana Iblis, setan dkk menjadi musuh manusia yg paling utama. Serta diajarkan juga bagaimana caranya mengekang hawa nafsu, dan mengoptimalkan kerja akal.

Peran Nabi dan Rasul membantu manusia untk dapat memahami pedoman dasar ini. Jadi ketika manusia berinteraksi dengan FENOMENA DI ALAM SEMESTA/ AYAT-AYAT KAUNIYAH dan melakukan IMPROVISASI dalam mengambil keputusan untuk kehidupannya mereka menjadi kan AYAT-AYAT ILLAHIAH ini sebagai landasan utamanya. Sehingga walaupun keputusan yg diambil merupakaan hasil improvisasi akal, namun Insya Alloh dapat menghadirkan Ridho Illahi, karena masih berlandaskan Ayat2 Illahiah.

Hidup ini ibarat kita mngendarai sebuah mobil, dengan akal fikiran, dan juga semangat yg ditularkan oleh nafsu, kita dapat berkendara kemana saja. Ayat2 Illahiah ibarat buku pedoman berkendaraan yg dilengkapi peta petunjuk arah perjalanan, alat Gps, sebagai petunjuk arah yg kita prioritaskan untuk dicapai, sehingga manusia aman, dan nyaman dalam berkendara. Yg nantinya kendaraan kita tiba di wilayah2 yg dapat menghadirkan Ridho Illahi, dan juga kebahagian dunia dan akhirat, Insya Alloh.

Wallahu’alam bishawab