Merapihkan asa

7 07 2010

Terima kasih Tuhan, Kau rapihkan asa yang sempat terserak dalam lemari hatiku. Dengan kekuatan Mu, Kau anugerahkan energi positif sehingga aku dapat senantiasa bertasbih kepada Mu. Bersama Mu selalu, menggapai cinta Illahiah, membimbingku dalam tujuan itu. Engkau lah Yang Maha Besar, & Engkau lah yang membesarkan hati-hati kami, & dengan Mu aku melesat bagai anak panah terlontar dari busurnya, menuju ke Ridhoan Mu.





Aku bersyukur

7 07 2010

Aku bersyukur atas nikmat umur, sehat, dan nikmat Iman, memiliki pasangan yang sangat mencintai dan menyayangiku, mempunyai anak2 yg lucu, cerdas, & sehat, mempunyai pekerjaan yg aku sukai, memiliki teman2 yg bersemangat, & aku bersyukur atas kedua orang tuaku, yg selalu mendoakan keselamatan, & kesuksesanku, aku pun bersyukur atas kasih sayang, bimbingan Tuhan selama ini, Alhamdulillah, salam MANTAB !!!





Kenapa bersyukur ?

2 07 2010

Aku bersyukur ya Alloh, masih bisa bersyukur.





Belajar mengerti cinta

20 06 2010

Kau tak akan pernah mengerti cinta, jika engkau terus menjauh dari sumber cinta. Dia lah Alloh, sumber dari segala sumber cinta, dan kasih sayang.





Berjuang melawan waktu?

18 05 2010

Berjuang melawan waktu? untuk apa? bersahabatlah dengan waktu, sehingga kita dapat memahami sifat-sifatnya, dengan begitu dia akan menjadi sahabat terbaik kita dalam proses pencapaian kesuksesan.

Demi masa (waktu), sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, selalu berbuat kebaikan, dan senantiasa menasehati dalam kebenaran, dan kesabaran (QS 103:1-3).

Wallahu’alam bishawab.





Akal, Nafsu dan Qolbu

7 05 2010
Dalam siklus sebuah penciptaan, Alloh Swt telah meninggikan derajat mahluk yang bernama manusia. Beragam ilmu dan pengetahuan telah Dia benamkan dalam akal manusia. Akal, inilah perantara Tuhan untuk membenamkan ilmu dan pengetahuan, yang nantinya akan dipergunakan sebagai alat bertahan hidup dimuka bumi, yang memang manusia dipersiapkan untuk menjadi khalifahnya, pemimpinnya. Dengan akal, dan ilmu pengetahuan yang terbenam didalamnya manusia mampu melakukan improvisasi dalam rangka menjalankan perannya sebagai pemimpin dimuka bumi. Terlebih, ada banyak kejadian dialam semesta, atau ayat2 Kauniyah, yg Alloh berikan sehingga manusia dapat belajar dengan akalnya.

Dan Allah Yang Maha Kuasa pun menganugerahkan manusia sifat yg bernama nafsu, yg dengannya terciptalah hasrat dan semangat untuk membuat hidup ini menjdi dinamis. Sebut saja nafsu makan, nafsu untuk mendpatkan kekayaan, dan kesejahteraan, dan berbagai macam nafsu lainnya. Sebagian orang membahasakan nafsu dengan istilah semangat, hasrat, atau apapun yg mencerminkan pengajawantahan ekspresi dari nafsu itu.

Disinilah yg menarik, manusia mengkombinasikan akal dan nafsunya untuk mepertahankan eksistensinya dimuka bumi. Kedua instrument tersebut pada akhirnya membantu manusia untuk menentukan keputusan2 untuk melanjutan perjalanan hidupnya. Apa itu salah? benar? baik? buruk? hina ? mulia? benci ? cinta? dan semua pilihan2 yg ditemui oleh manusia. Instrument inilah yg mengambil peran untuk menentukan pilihan.

Nha tantangannya, bagaimaana keduanya bisa berjalan sinergi?. Karena pada kenyataannya nafsu, sebagai salah satu sifat yg Alloh berikan kepada manusia, selalu digunakan oleh Iblis, Setan dkk, untuk memperdaya manusia. Yang seringkali membuat keputusan2 yg diambil oleh manusia didominasi oleh nafsu yg dikuasai setan. Keputusan yg di provokatori oleh setan itu cenderung melalaikan hakikat khalifah dimuka bumi, melalaikan sebuah siklus “kehidupan” dikampung akhirat, melalaikan dari pengharapan ridho Illahi dalam setiap penjalanan aktifitas.

Kemudian Alloh mengutus Nabi dan Rasul, yg bersamanya dititipkan firman-firman Tuhan, ayat-ayat Illahiah, aturan main bagi manusia, pedoman dasar bagi manusia dalam menjalani perannya sebagai khalifah. Sebuah aturan main yg menjelaskan hal-hal yg harus dilakukan, dan juga hal-hal yg harus dihindari, tidak boleh disentuh sama sekali. Disini juga dijelaskan bagimana Iblis, setan dkk menjadi musuh manusia yg paling utama. Serta diajarkan juga bagaimana caranya mengekang hawa nafsu, dan mengoptimalkan kerja akal.

Peran Nabi dan Rasul membantu manusia untk dapat memahami pedoman dasar ini. Jadi ketika manusia berinteraksi dengan FENOMENA DI ALAM SEMESTA/ AYAT-AYAT KAUNIYAH dan melakukan IMPROVISASI dalam mengambil keputusan untuk kehidupannya mereka menjadi kan AYAT-AYAT ILLAHIAH ini sebagai landasan utamanya. Sehingga walaupun keputusan yg diambil merupakaan hasil improvisasi akal, namun Insya Alloh dapat menghadirkan Ridho Illahi, karena masih berlandaskan Ayat2 Illahiah.

Hidup ini ibarat kita mngendarai sebuah mobil, dengan akal fikiran, dan juga semangat yg ditularkan oleh nafsu, kita dapat berkendara kemana saja. Ayat2 Illahiah ibarat buku pedoman berkendaraan yg dilengkapi peta petunjuk arah perjalanan, alat Gps, sebagai petunjuk arah yg kita prioritaskan untuk dicapai, sehingga manusia aman, dan nyaman dalam berkendara. Yg nantinya kendaraan kita tiba di wilayah2 yg dapat menghadirkan Ridho Illahi, dan juga kebahagian dunia dan akhirat, Insya Alloh.

Wallahu’alam bishawab





Pernahkah anda berteman dengan orang yg menyebalkan?

27 04 2010

Pernahkah anda berteman dengan orang yg menyebalkan? Selamat, itu pertanda Tuhan sedang mendidik anda untuk menjadi pribadi yg sabar, berjiwa besar. Dia kirimkan instrument pelangkap untuk menguji anda, untuk meningkatkan kemulian anda di sisi Nya.

Assalamualaikum sahabat, selamat hari baik, salam MANTAB !!!





Orang yang tidak berpendirian itu..

27 04 2010

Orang yg tidak berpendirian itu, jika sudah tahu salah namun tetap melakukannya. Mereka tidak punya integritas, hidup itu perkara nilai, nilai apa yg anda tanamkan pada diri anda, nilai-nilai yang anda serap. Nilai-nilai yang anda izinkan untuk bertempat tinggal dalam ruang bathin anda,  itu yg membesarkan anda, atau bahkan membuat anda menjadi kerdil.  Aku berlindung kepada Alloh Swt atas segala perkara yang mengerdilkan aku di sisi Nya

Salman Al Farisy





Belajar positive thingking dari Muhammad SAW

26 04 2010

Dia sungguh menjaga perasaan, pikiran dan prasangka terbaiknya kepada setiap anak manusia. Sehingga yang terucap dari bibirnya hanyalah untaian doa keselamatan bagi setiap orang, yang melakukan perbuatan zalim kepadanya.

Tegasnya dia berkata kepada Jibril yang berdiri dihadapannya, bahwa dia hanya menginginkan pertolongan dari Alloh Swt, menurutnya para anak manusia di desa itu hanya belum paham, belum mengerti mengenai risalah yang dia bawa. Dia lantas menengadahkan tangannya, memohon hidayah kepada Illahi Rabbi terhadap seluruh penduduk kampung Thaif itu, walau saat ini penduduknya masih ingkar, dia berharap anak, cucu dan seluruh keturunan desa tersebut mendapat hidayah, pertolongan, dan kasih sayang dari Alloh swt, Tuhan Yang Maha Baik itu.

Sungguh mulia Rasul kahir zaman ini, padahal sebelumnya Jibril sempat mengutarakan keinginannya untuk memerintahkan malaikat penjaga gunung untuk membalikkan sebuah gunung mengubur desa Thaif, yang baru saja para penduduknya mengusir Rasulullah Saw. Menimpuki kekasih Alloh itu dengan batu dan kotoran hewan, hingga jubahnya basah dengn lumuran darah yang mengucur dari kepala dan sebagian tubuhnya yang terluka, ditambah cacian, makian dan umpatan kepada Muhammad Saw, yang namanya dijadikan mahar pernikahan Adam As dan Hawa.

Baginya harapan itu masih ada, hidayah, pertolongan dan kasih sayang Alloh itu pasti datang, itulah ungkapan cinta beliau kepada para umat nya. Rindu kami pada mu ya Rasul, andai engkau ada disini.

Jakarta, Senin, 12 Jumadil Awal 1431 H/ 26 April 2010 M

Al Fakir, Salman Al Farisy





Bersyukurlah

9 12 2007

Bersyukurlah.. dan percayalah, kemudahan-kemudahan itu akan terus datang. Yup setidaknya itu adalah motto saya, dan terus menguat setelah membaca dan nonton dvd The Secret , ternyata Al-Quran terbukti secara ilmiah. Fenomena bersyukur ini membuat saya tersenyum, dalam The Secret, yang para naras umbernya sebagaian besar adalah seorang filsafat, menjelaskan bahwa apabila kita sering bersyukur maka kemudahan-kemudahan akan terus datang, atau dalam bahasa mereka, alam semesta akan memberikan kemudahan, dan apabila kita sering mengeluh, maka alam semesta akan memberikan kesusahan kepada kita.

Hal yang membuat saya tersenyum adalah bahwa 1300 tahun yang lalu, teori tersebut telah tertulis dalam kitab suci Al-Quran, begini isinya

“Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (Q.s. Ibrahim: 7)

Kita bisa melihat dari ayat ini, betapa jika kita senantiasa bersyukur dalam segala kondisi apapun, maka Alloh Swt akan memberikan tambahan nikmatnya. Dan disini juga di tegaskan, bahwa apa bila kita mengingkari nikmatnya maka Alloh Swt akan memberikan ajab-Nya yang amat pedih. Dan mengeluh (yang berlebihan tentunya) adalah salah satu sikap yang mengingkari nikmat-Nya, karena setiap kesulitan, kesusahan yang sedang kita alami, pasti ada nikmat yang telah Alloh Swt berikan kepada kita, mungkin salah satunya adalah mata yang membuat anda membaca tulisan saya ini. Wallahu’alam Bishawab