Hati-hati camera dimana-mana

7 07 2010

Dulu pak Ustad sering menasehati, Alloh pasti akan melihat apa yg kita lakukan, walau kita bermaksiat ditempat yg sepi. Sekarang, kata pakar telematika, hati2 jika ingin bermaksiat, karena kamera ada dimana2, kamera cctv, kamera hand phone, di lobi mall, hotel, tempat parkir, & hampir disetiap genggaman orang. Bisa jadi, selesai anda bermaksiat, beberapa hari lagi videonya, atau gambarnya beredar di Internet.





Pilih kuku, apa pilih IPhone ?

2 07 2010

Teman saya menceritakan teman perempuannya menyesal telah membeli handphone canggih IPhone. Dia sulit sekali menggunakan fasilitas touch screennya(Capacitive Touch), karena tidak bereaksi ketika disentuh dengan kuku, padahal dia hobi merawat, memanjangkan kuku (menicure). Pilih kuku, apa pilih IPhone ?





Teknologi Multitouch Apple Hasil Curian?

8 05 2010

Fransiska Ari Wahyu – detikinet

Jakarta – Ibarat pohon semakin tinggi semakin kencang angin yang menerpanya. Mungkin pepatah ini cocok disandangkan pada Apple. Gugatan demi gugatan seolah silih berganti menghampiri Apple.

Belum lama perseteruannya dengan Nokia terkait masalah hak paten, kini Apple mesti menghadapi gugatan dari sebuah produsen chip bernama Elan Microelectronics.

Perusahaan yang berbasis di Taiwan ini menuding Apple telah melanggar hak paten No 5,825,352 tentang teknologi multitouch. Gugatan tersebut didaftarkan Elan ke International Trade Commision (ITC).

Dalam gugatannya, Elan menuduh Apple tanpa izin menggunakan teknologi multitouch miliknya dalam beberapa produk, yakni iPhone, iPod Touch, Mac Book, Magic Mouse dan iPad.

Dikutip detikINET dari CNet, Rabu (31/3/2010), Elan mendesak ITC memblokir impor produk-produk Apple itu ke Amerika Serikat.

“Kami telah mengajukan komplain ke ITC sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan hak paten kami atas pelanggaran yang dilakukan Apple. Proses di ITC menjadi cara yang cepat dan efisien bagi Elan untuk memperjuangkan paten,” isi pernyataan Elan.

Ini bukan kali pertama Elan mengajukan gugatan atas penggunaan teknologi multitouch. Di tahun 2008, perusahaan chip ini menuntut Synaptics di pengadilan distrik Amerika Serikat karena sejumlah produk Synaptics dinilai melanggar paten Elan. Akhirnya mereka melakukan perjanjian lisensi.

Sejenak melihat ke belakang, gugatan pelanggaran paten yang diterima Apple ini terasa ironis. Karena belum lama ini, produsen iPhone tersebut mencak-mencak dan menggugat HTC karena masalah paten. Kini justru Apple yang digugat karena masalah paten.Terkait gugatan Elan, pihak Apple belum berkomentar. ( faw / fyk )

Sumber : Detiki Net





Nokia Ajukan Gugatan Baru Terhadap Apple

8 05 2010

Rachmatunnisa – detikinet
Jakarta – Perseteruan Nokia dengan Apple rupanya belumlah usai. Vendor handset ternama asal Finlandia itu malah mengajukan gugatan baru terhadap sang pembuat iPhone.

Adapun gugatan Nokia kali ini ditujukan untuk iPhone dan iPad 3G. Nokia menyebutkan gadget tersebut melanggar lima hak paten miliknya, yaitu teknologi yang membuat komunikasi data dan suara lebih efisien, serta membuat ukuran gagdet menjadi lebih kecil.

“Kami telah mengambil langkah ini untuk melindungi hasil pengembangan kami, dan untuk mengakhiri penggunaan inovasi Nokia secara tidak sah oleh perusahaan teknologi lain,” kata salah satu pejabat eksekutif Nokia Paulus Melin, dikutip detikINET dari AFP, Sabtu (8/5/2010).

Belum ada tanggapan resmi dari Apple terkait gugatan ini. Juru bicara Apple Steve Dowling, menolak untuk berkomentar. Namun dia mengatakan pihak Apple sudah mengajukan gugatan balik untuk klaim sebelumnya oleh Nokia.

“Nokia melanggar 13 paten Apple, dan mereka memilih untuk meniru iPhone untuk merebut kembali pangsa pasar ponsel high end,” kata Dowling.

Gugatan terbaru yang diajukan ke pengadilan wilayah Madison itu kian memperpanjang daftar perkara hukum soal pelanggaran hak paten di antara keduanya.

Seperti diketahui, perkara hukum soal hak paten biasa terjadi di industri teknologi. Akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan perkara semacam ini. Umumnya, perkara semacam ini seringkali berakhir dengan beberapa kesepakatan lisensi.

( ash / ash )

Sumber : Detiki Net





Comparison of 6 rear-projection films – NUI Group Community Forums

27 04 2010

I tried to get my hands on as many of the projection films commonly used by members of the forum to do a side-by-side comparison for my own research.  I still haven’t received my HoloLite and HoloGrey samples ($906 USD per sq. meter), but I’m tired of waiting so here are my results with the following films:

Polymex 50 micron double matte drafting film ($2 USD sq. m)
Rosco Grey ($12 USD sq. m)
mind.unity@gmail.com’s film ($90 USD sq. m)
IFOHA Digiline White (169 EURO sq. m)
IFOHA Digiline Contrast (230 EURO sq. m)
3M Vikuiti ($566 USD sq. m)

You may notice how dark the Vikuiti looks in comparison to the other films–this is not an error.  The black level and color contrast are much better than the cheaper films, but without a sufficiently bright projector the image is dull (my projector is 1200 lumens).  If you had a 3000 lumen projector it would look stunning.  The Vikuiti is also the only film that has a restricted viewing angle.  I would estimate it to be roughly 90 degrees (compared to 160-170 for average LCD monitor), which could severely limit its suitability for tables.  You can see this in the images where the Vikuiti is slightly curled away from the window at its top edge.

Here are my personal opinions of the films:

*Drafting film:  Nice and bright but looks washed out and has the lowest contrast ratio.  Best price to performance ratio by far;

*Rosco Grey:  Kind of the worst of both worlds.  It’s too thick to have a bright picture, the contrast ratio isn’t all that great, and the image tends to look blurry.  Inexpensive but my least favorite;

*mind.unity’s film:  Brighter than the Rosco but still doesn’t quite get nice pure whites like the more expensive films or the drafting film.  This is probably the sweet spot for budget projects that want to keep the costs below a few hundred dollars.

*IFOHA Digiline White:  Matches the brightness of the drafting film but less washed out and with deeper blacks.  This film has a very harsh projector hotspot if you are standing directly in front of it, however.

*IFOHA Digiline Contrast:  Great balance between brightness and contrast, and no projector hotspots.  This is my favorite of the bunch but a little pricey for hobby tables.  $145 for a 45” 16:9 sheet (125 Euros, 114 cm).

*3M Vikuiti:  Paired with a bright projector, the Vikuiti can match the contrast ratio and color reproduction of an expensive LCD, but with the narrow viewing angle and exorbitant price, I can’t really think of a reason to recommend it to anyone.

In summary, I would recommend no budget projects consider drafting film, medium budget projects consider mind.unity’s film, and high budget projects consider the Digiline Contrast.  Note to LLP and DI users–mind.unity’s film, Rosco Grey, and Vikuiti all transmit slightly less IR than the drafting film, but still works if your blobs are nice and bright.

Polymex drafting film: http://tinyurl.com/ccjhks item no. F050DDD
mind.unity@gmail.com can sell you his film via paypal.
Digiline Contrast : http://tinyurl.com/ankxz5

I did my best to get the photographs in focus and the exposure accurate, and the images below are a good representation of how the films look in person.

[EDIT] Either I screwed up my initial calculation of the price of Vikuiti or it has dropped by about 60% since I first wrote this.  I’ve updated the price to $566/sq meter.  Also, I changed the price of the IFOHA materials to euros since the dollar cost fluctuates (damn recession!). [/EDIT]

Parker

Sumber  : Comparison of 6 rear-projection films – NUI Group Community Forums.





Facebook Emoticon

2 01 2010

Saat ini aplikasi chating Facebook sering digunakan, dan karena terbiasa chat dengan Yahoo Messenger, atau LIVE/MSN Messengeer yang kaya dengan emoticon, sering kali kita merasa bosan dengan ekspresi standar yang ada di chat Facebook. Beberapa bulan yang lalu Facebook menerbitkan emoticonnya untuk memperhias aplikasi chatingnya, sehingga kita bisa menghiasi Facebook chatnya dengan emoticon khas Facebook, berikut daftar kode emoticon chat khas Facebook, selamat bersenang-senang.

smile

:-) :) :] =)

frown

:-( :( :[ =(

tongue

:-P :P :-p :p =P

grin

:-D :D =D

gasp

:-O :O :-o :o

wink

;-) ;)

glasses

8-) 8) B-) B)

sunglasses

8-| 8| B-| B|

grumpy

>:( >:-(

unsure

:/ :-/ :\ :-\

cry

:'(

devil

3:) 3:-)

angel

O:) O:-)

kiss

:-* :*

heart

<3

kiki

^_^

squint

-_-

confused

o.O O.o

upset

>:O >:-O >:o >:-o

pacman

:v

curly lips

:3

robot

:| ]

Chris Putnam

:putnam:

shark Shark

(^^^)

<( Penguin

<(“)





Demo Firefox 3.5 Pamerkan Masa Depan Video di Web

10 06 2009

Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Firefox 3.5 sedang dikembangkan oleh Mozilla. Dalam demonstrasinya, Firefox 3.5 menunjukkan kemampuan video online di masa depan yang cukup mencengangkan. Seperti apa?

Mike Beltzner, Direktur Firefox, mendemonstrasikan kemampuan Firefox 3.5 pada TechCrunch. Seperti dikutipdetikINET dari video demonstrasi di situs TechCrunch, Rabu (10/6/2009), nampak kemampuan video dari browser Open Source terbaru itu. 

Beltzner menunjukkan adanya kemampuan video player yang tertanam pada Firefox 3.5 untuk memutar format video Ogg. Pemutar video tersebut juga disebut mendukung HTML 5, standar terbaru dari bahasa HTML yang sedang dikembangkan. 

Pada Firefox 3.5, ujar Beltzner, tampilan video player tersebut bisa diubah-ubah dengan mudah karena menggunakan Javascript. Kemudian, ia mendemonstrasikan bagaimana video player itu bisa mendeteksi objek dalam video dan memanipulasinya. 

Beltzner menempatkan gambar di atas video yang kemudian ikut bergerak bersama video itu. Tak hanya gambar, ia bisa memasukkan teks yang diketikkannya saat itu juga hingga video lain. 

Kemudian, Beltzner menunjukkan bagaimana video yang tampil bisa diberikan filter secara cepat dari sisi pengguna. Misalnya untuk mengubah tampilan menjadi hitam putih, sepia atau mendeteksi ‘edge‘. Bahkan video pun bisa diputar atau didistorsi. 

Lebih lanjut, Beltzner mengatakan, karena mendukung HTML 5 maka di dalam video itu bisa dipasangkan link dan elemen interaktif lainnya. Hal ini diramalkan akan membuka berbagai kemungkinan lain dalam video di web yang saat ini belum tercapai dengan format flash. 

Tertarik untuk mencoba Firefox 3.5 Beta? Unduh di situs Mozilla ( wsh / ash )

 

Sumber : www.detikinet.com





Netbook Bertenaga Matahari, Terbit

5 06 2009

iUnika, perusahaan asal Spanyol telah memperlihatkan empat netbook terbaru mereka pada ajang LibreMeeting yang disponsori oleh Free Knowledge Foundation di Madrid. Di antara netbook terbaru tersebut, terdapat dua buah model netbook super ramah lingkungan yang mendukung panel surya dan terbuat dari bahan bio plastik.

Perangkat ramah lingkungan tersebut dijual di kisaran harga 130 sampai 160 euro atau 180 sampai 220 dolar AS, dengan bobot 700 gram, menggunakan sistem operasi Linux dan prosesor berkecepatan 400MHz.

iUnika telah menempatkan memori flash sebesar 64GB sebagai media simpan, RAM sebesar 128MB, WiFi dan 10/100 Ethernet untuk konektivitas. Netbook dengan layar 8 inci ini mampu mendukung resolusi 800×480 pixel.

Meski ada versi yang menggunakan panel surya pada casing berbahan bio plastik yang dapat didaur ulang, tampak dari gambar panel tersebut tidak cukup untuk memproduksi daya lebih dari 4 watt. Dengan konsumsi daya yang sekitar 3-4 watt, kemungkinan besar panel surya tersebut hanya cukup untuk menyimpan data sesaat setelah baterai habis dan melakukan shutdown dengan baik.

Akan tetapi, usaha membuat netbook ramah lingkungan tersebut patut diacungi jempol. Menurut informasi yang VIVAnews kutip dari The Inquirer, 18 Mei 2009, netbook tersebut baru akan beredar di pasaran sekitar Juni mendatang. (mf)

Sumber : www.vivanews.com





Sony Kenalkan Sensor Gerak untuk PS3

5 06 2009

Jakarta - Sukses yang diraih Nintendo Wii rupanya membuat panas Sony. Pada Electronic Entertainment Expo (E3), Sony pun mengumumkan alat kendali game dengan sensor gerak. 

Seperti dikutip detikINET dari 1UP, Rabu (3/6/2009), dalam konferensi pers di E3 Sony memperkenalkan perangkat kendali game dengan sensor gerak (motion controller). Dalam demonstrasinya Sony menunjukkan perangkat ini bisa digunakan bersamaan dengan PlayStation Eye. 

Kamera dari PlayStation Eye akan menempatkan sosok pemain dalam game. Kemudian, perangkat berbentuk ‘tongkat’ itu bisa berubah menjadi pedang, pistol, raket tenis dan busur panah. 

Langkah Sony ini menyusul Nintendo Wii yang sejak muncul memang mengedepankan sensor gerak untuk kendali game. Di sisi lain, kubu Microsoft justru nampak lebih menjanjikan dengan sistem kendali ‘Project Natal’. 

Alat kendali gerak dari Sony ini nampaknya baru akan beredar pada 2010. Game yang memanfaatkan perangkat ini pun belum terdengar.
( wsh / ash )

Sumber : www.detikinet.com





Apa Makna ‘Project Natal’ pada Xbox 360?

5 06 2009

Jakarta - Microsoft telah memperkenalkan sistem kendali baru untuk konsol Xbox 360 yang bernama ‘Project Natal’. Sistem kendali baru itu memanfaatkan gerak tubuh, mendeteksi ekspresi wajah maupun suara dari pemain.

Apa makna di balik ‘Project Natal’?
 
Alex Kipman, pria di balik teknologi tersebut, ternyata tidak sembarangan memberi nama. Natal terinspirasi dari nama sebuah kota yang berada di timur laut Brazil.
 
Seperti dikutip detikINET dari kotaku, Rabu, (2/6/2009). Selain sebagai nama kota,  Natal dalam bahasa Latin mempunyai arti ‘dilahirkan’ dan menurut Alex itu adalah ungkapan yang tepat karena ‘Project Natal’ diyakini akan ‘melahirkan’ pengguna baru pada Xbox 360. 

‘Project Natal’ memang diharapkan bis memancing pengguna baru untuk Xbox 360 di luar kalangan gamer pada umumnya. Video demonstrasi ‘Project Natal’ dari Microsoft menampilkan aktivitas bermain Xbox 360 sebagai aktivitas keluarga, layaknya bermain Nintendo Wii.( eno / wsh )

Sumber : www.detik.com