Yang teromantis dalam pembuktian cinta adalah proses pembuktiannya itu sendiri.
Yang teromantis dalam pembuktian cinta
7 07 2010Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: Cinta, kebaikan, Motivasi
Kategori : Humaniora, Personal
Jika ada tamu ‘malas’ bertandang pada ku
7 07 2010Jika ada tamu ‘malas’ bertandang pada ku, akan kubangunkan ‘semangat’ yg sedari tadi sedang tertidur. Kemudian dgn lantang ‘semangat’ berkata kepada sang ‘malas’, “Hei malas, jangan coba mendekat, kau boleh berdiri disana, memperhatikan kami, tapi jangan coba menyentuh kami” . Alhamdulillah ‘semangat’ hanya tertidur, bukan pergi meninggalkan ku.
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: bersyukur, Motivasi, Semangat, sukses
Kategori : Motivasi, Personal
I can’t take my eyes of you and I can’t take my mind of you, my beloved wife.
7 07 2010I can’t take my eyes of you and I can’t take my mind of you, my beloved wife.
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: bersyukur, Cinta, daya tarik, mood, Semangat, sukses
Kategori : Personal
Jualan koran
3 07 2010Terkenang 20 tahun yg lalu, setiap hari libur, jam 7 pagi aku sudah sibuk menjajakan koran berkeliling komplek perumahan Marinir, Dewa Ruci, Cilincing, Jakarta Utara. Begitu siang menjelang, aku bergegas ke SPBU Pertamina, yg berdekatan dengan Bogasari.
Menariknya, di SPBU ini kerap ada orang yg memberi uang secara cuma2, tanpa harus ditukar dengan koran yg aku jajakan, mungkin karena penampilanku yg kurus dan lusuh, jadi layak dikasihani..he he
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: jualan, personal, Semangat
Kategori : Humaniora, Personal
I Love You
2 07 2010I just wanted to say that I loved you, like the desert miss the rain fall.
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: Cinta, mood
Kategori : Humaniora, Personal
Kangen, aku kerap memburu rasa itu
6 05 2010Kangen, aku kerap memburu rasa itu. Ketika semuanya jauh, maka sebuah rasa kedekatanlah yang ingin dicapai. Seperti saat ini, ketika aku sedang asik mengoptimalkan energi ku untuk amanah dikantor, terlintas rasa kangen untuk bermain, bercanda dengan dua malaikat kecil ku Gazza dan Namia. Terlebih kepada pasangan sayap ku, istri ku, yg senyumnya tidak mudah untuk dilupa, terus melekat. Aku kangen
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: bersyukur, Cinta, Keluarga, mood
Kategori : Personal
Membingkai masa lalu
1 04 2010
MASA LALU : Sebagian orang berkeras untuk melupakannya, berjuang agar semua itu enyah dari pikirannya. Kemudian apa yang terjadi ? semuanya tetap ada disana, teronggog seperti sampah tak berarti. Menyiksa kehidupan, dan membuatnya berjalan lebih lamban, menjadikan semua terlambat, kalah, dan tidak berarti.
Bagaimana jika kenangan masa lalu itu kita ikhlaskan untuk tetap berada di sana, tidak perlu kita berkeras untuk membuangnya, karena bagaimana pun semua itu telah menjadi bagian dari hidup dan kehidupan kita. Kemudian kita rapihkan, kita susun, dibingkai dalam ruangan perasaan kita, berkumpul bersama semua kenangan yang ada, kenangan yang indah, yang suram, manis, pahit, getir, pedas, asam, asin dan kesemua kenangan itu. Menjadi hiasan abadi yang telah menjadi warna kehidupan kita, menjadi bumbu di keseharian kita.
Dan pada saatnya kita akan tersenyum, ketika melihat kembali bingkai masa lalu kita, betapa semua itu telah menjadikan kita menjadi pribadi yang istimewa seperti saat ini.
Salman Al Farisy
Komentar : 2 Komentar - komentar »
Tag: bersyukur, kebaikan, masa lalu, pertolongan Alloh, Semangat, sukses
Kategori : Motivasi, Personal, Tips & Trik
Manusia-manusia kreatif, dan mood mereka
18 03 2010
Banyak orang yang bilang para pekerja kreatif selalu bekerja di bawah mood yang bagus. Dan seringkali permasalahan mood ini menjadi satu hal yang cukup mengganggu, karena ketika mood itu tidak “datang”, maka kreatifitas pun menjadi mandul, dan karya-karya spektukuler pun tidak dapat lahir dari manusia ini yang tugasnya membidani lahirnya produk-produk kreatif. Saya pribadi lebih melihat bahwa sesungguhnya manusia kreatif ini benar-benar manusia kreatif, maksud saya karena mereka sangat kreatif, mereka pun mengetahui ritual-ritual khusus untuk mendatangkan “roh mood” itu, dan karena mereka manusia kreatif, mereka bisa itu.
Itulah hebatnya para manusia-manusia kreatif, mereka mempunyai berjuta cara untuk menghadirkan mood dalam dirinya. Mereka selalu mempunyai cara unik untuk menghadirkan mood dalam dirinya, karena mereka tahu betul bahwa mood mereka ini mempengaruhi kinerja dan produktifitas mereka.
Mereka (baca: manusia-manusia kreatif) bisa melakukan tindakan-tindakan taktis untuk menghadirkan mood dalam dirinya, mengkombinasikan beberapa aktifitas hingga menghadirkan mood, dan menyiptakan karya-karya yang di akui oleh banyak orang. Sebut saja dengan ngopi, browsing, baca buku, teriak-teriak, pergi kelaut, mendaki gunung, keterminal, bertapa ?, bernyanyi, dan berjuta aktifitas lainnya yang masing-masing manusia kreatif itu, tahu mana cara tercepat untuk menghadirkan moodnya, yang akan mempengaruhi produktifitasnya, dan tentu saja memempengaruhi masa depannya.
Pada akhirnya manusia-manusia kreatif ini memberikan warna, dan sentuhan-sentuhan yang berbeda pada dunia, dan membuat dunia menjadi lebih baik, lebih baik, dan lebih baik, karena mereka tidak ingin hidup hanya sebagai seonggog daging yg fungsinya hanya menyesakkan planet bumi.
Jakarta, Kamis 02 Raby` al-Thsany 1431 H/ 18 Maret 2010 M
Salman Al Farisy
Komentar : Tinggalkan sebuah komentar »
Tag: kreatif, kretifitas, mood
Kategori : Humaniora, Motivasi, Pendidikan, Personal

Komentar Terakhir